Apa itu URL Shortener, Jenis, Fungsi, Kekurangan dan Kelebihannya?

Apa itu URL Shortener, Jenis, Fungsi dan Kekuranganya? URL Shorter, Link Shortener.
Sekitar awal tahun 2014 bermunculan banyak sekali layanan penyingkat atau perpendek link.
Apa itu URL Shortener, Jenis, Fungsi dan Kekuranganya? URL Shorter, Link Shortener, bitly, adfly, tinyurl, shorte.st, abiebdragx
Layanan ini awal mula bergerak pada ranah komersil atau lebih tepatnya pengiklanan, memanfaatkan pengunjung yang relatif banyak dari sebuah link (situs/blog) dengan memberikan kompensasi untuk setiap kunjungan kepada pemilik link asli.

Sederhananya, sebuah pemilik situs/blog/vlog yang memiliki banyak pengunjung dapat menyingkat link konten asli yang cukup panjang pada sebuah layanan URL Shortener tertentu.

Ketika link yang sudah di perpendek atau terebut dibuka oleh pengunjung maka pemilik link tersebut mendapatkan semacam upah dari pihak URL Shortener.

Bagimana proses ini bisa menimbun upah bagi pemilik situs/blog/vlog? Sedikitnya, ada 3 aspek penting yang perlu difahami disini, yakni pemilik situs/blog/vlog, pihak URL Shortener dan pihak pemilik produk yang ingin diiklankan.

Jadi, mekanismenya pihak URL Shortener bekerja sama dengan pihak pemilik produk untuk mengiklankan sebuah produk. Pada proses ini pemilik situs/blog/vlog mulai berperan sebagai pihak yang menampilkan iklan tersebut.

Lantas kenapa tidak langsung pemilik blog dan pemilik produknya saja bekerja sama? Atau kenapa seolah-olah pihak URL Shortener mengambil keuntungan dari hasil tayang iklan di situs/blog/vlog? jawabanya adalah: Kerja sama.

Kemungkinan diatas bisa saja dilakukan, asal media anda memiliki banyak pengunjung dan anda juga memiliki koneksi dengan pemilik produk untuk menjalin kerjasama, mekanisme demikian biasa disebut endorsement.

Sudah-sudah ini pembahasan amburadul g jelas arahnya. Daripada dilanjut, mending ikuti ulasan dibawah ini.

Apa itu URL Shortener?

Banyak sekali istilah lain terkait URL Shortener, ada yang menyebutnya Shorter URL, URL Shortening, Link Shortener dan lain-lain. Entahlah mana yang tepat atau tidak menyalahi Gramatikal bahasa inggris, yang jelas secara substantif saya kira sama saja.

URL Shortener adalah layanan untuk memperpendek, menyingkat atau menyederhanakan url. Rata-rata, biasanya sebuah konten memiliki URL yang cukup panjang.

Katakan URL konten sebuah tulisan yang di hosted melalui blogger biasanya memiliki struktur protokol http, www, nama domain, ekstensi domain, tahun dan bulan terbit konten lalu judul konten, atau pada konten self hosted cuma dikurangi tanpa tahun dan bulan diterbitkannya konten.

Saya tidak mengatakan bahwa URL yang panjang merupakan masalah bagi sebuah situs/blog/vlog. Itu sah-sah saja, tetapi layanan URL Shortener mencoba untuk memberikan metode lain kepada pemilik situs/blog/vlog ketika membagikan link kontennya agar lebih mudah diingat pengunjung dengan menyingkat url yang panjang. Termasuk, mendapatkan upah.

Jenis Layanan URL Shortener


Saya pribadi membagi jenis URL Shortener menjadi 2 bagian. Seperti ditulis diatas, pada awalnya layanan URL Shortener berkembang sebagai medium pengiklanan, selang beberapa tahun terakhir bermunculan layanan URL Shortener yang tidak memasang iklan atau hanya sebatas menyingkat linknya.

Melihat perkembangan URL Shortener saat ini, maka saya membagi jenis URL Shortener menjadi dua yaitu:

URL Shortener Ads

URL Shortener jenis ini berguna untuk memonotise situs/blog/vlog. Layanan URL Shortener yang siap membayar upah kepada pemilik link sesuai jumlah pengunjung yang membuka link yang sudah disingkat dan melihat iklannya. Ada beberapa layanan URL Shortener yang dijamin membayar seperti Adf.ly dan Shorte.st. Silahkan dicoba

URL Shortener Free

Sesuai namanya, Jenis URL Shortener kedua ini hanya berfungsi sebagai penyingkat URL dan akumulasi statistik pengunjung.

Tidak akan ada iklan yang muncul, artinya tidak akan ada penghasilan yang didapatkan dengan menggunakan cara ini.

Tetapi, menurut saya pribadi, cara kedua jauh lebih sehat dibanding cara pertama. Kenapa? Karena pengunjung tidak perlu melihat iklan atau dialihkan kehalaman lain, pengunjung langsung di arahkan kehalaman yang dituju.

Beberapa penyedia URL Shortener gratis yang tidak menyediakan jasa pengiklanan dan cukup digemari saat ini diantaranya ialah Bitly, TinyURL dan masih banyak lainnya. Mungkin beberapa waktu kedepan akan saya bahas di postingan berikutnya.

Walaupun demikian, saya tidak menyalahkan orang-orang yang memasang iklan melalui URL Shortener pada situs/blog/vlog mereka, sah-sah saja. Ini hanya persoalan pelayanan etika pemilik situs/blog/vlog kepada pengunjungnya.

Fungsi dan Manfaat URL Shortener

Menyingkat URL/Link

Fungsi mendasar dari URL Shoretener adalah menyingkat URL yang cukup panjang, misalnya Url postingan ini akan saya singkat pada sebuah layanan URL shortener menjadi berikut.

Link asli: https://www.abiebdragx.me/2018/12/apa-itu-url-shortener-link-shorter.html
Setelah disingkat di Bitly: https://bit.ly/2rAu8Gt

Mudah diingat

Bagi pemilik situs/blog/vlog yang memiliki jumlah pengunjung relatif banyak mungkin menggunakan URL Shortener adalah langkah tepat untuk memudahkan pengunjung setianya mengakses konten terbaru. Pengunjung dimudahkan untuk mengingat link/url yang pendek.

Statistik Pengunjung

Jika fungsi diatas memudahkan pengunjung untuk mengingat url/link konten yang ingin dikunjungi, sekarang bagi pemilik link yang sudah disingkat adalah dapat memantau jumlah pengunjung yang membuka link tersebut.

Meskipun fungsi ini tidak jauh berbeda dengan fungsi tool google analytic. Itu juga jika si pemilik link sudah mengintegrasikan situs/blog/vlog nya ke Google Analytic.

Menambah Penghasilan

Bekerja sama dengan layanan URL Shortener, selain mendapatkan keuntungan diatas juga bisa menambah pundi-pundi uang, lumayanlah, apalagi anda memiliki pengunjung tetap yang cukup banyak di situs/blog atau vlog yang saat ini sedang naik daun.

Kekurangan Akibat Menggunakan URL Shortener

Kecepatan Berkurang

Ketika sebuah link di singkat, maka waktu yang dibutuhkan pengunjung untuk membuka link tersebut lebih lama, hal ini disebabkan karena sebenarnya pengunjung membuka 2 link dalam satu klik.

Link pertama yaitu link hasil singkatan dari link asli. Link kedua merupakan link asli yang dibuka melalui perintah redirect dari link pertama.

Kondisi menunggu atau membutuhkan waktu lebih untuk membuka konten ini akan bertambah ketika pemilik link menggunakan layanan URL Shortener yang menyediakan iklan.

Pengunjung harus membuka link iklan terlebih dahulu baru dialihkan ke link asli. Ini alasan saya kenapa jarang sekali menggunakan URL Shortener ads ataupun yang free

Pengunjung Asing dengan URL Asli

Bisa dikatakan, menggunakan URL Shortener adalah langkah blunder untuk pemasaran url/link milik sendiri. Apalagi, link/url tersebut belum memiliki pengunjung tetap.

Saya kira, saat ini jarang sekali pengunjung situs/blog/vlog yang memperdulikan alamat url/link tujuan, jika adapun yang mereka ingat adalah url/link pertama yang mereka lihat.

Ketika menggunakan URL Shortener tentu yang dilihat pertama sebagai link tujuan adalah alamat domain dari URL Shortener bukan url/link asli dari konten.

Kesimpulan


Menggunakan URL Shortener atau tidak itu semua soal kebutuhan, kalau saya pribadi masih merasa nyaman membagikan URL konten blog saya apa adanya, saya belum merasa bermasalah dengan url yang panjang.

Saat ini medium untuk membagikan url baik itu di media sosial atau melalui email masih akurat menggunakan link asli yang panjang.

Untuk URL Shortener yang memberikan kompensasi kepada pemilik link asli? Saya sangat tidak tertarik, alasannya jelas, saya tidak mau pengunjung direpotkan untuk muter-muter melihat iklan, konten saya jadi korban.

Selain itu, lahirnya layanan URL Shortener tanpa iklan akhir-akhir ini, bukankah itu menjelaskan bahwa mencari upah dari URL Shortener sudah usang? Bijaklah kepada pengunjung!

Sekian, semoga bermanfaat.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Apa itu URL Shortener, Jenis, Fungsi, Kekurangan dan Kelebihannya?"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel